Radio PPMI Mesir

NOW AIRING : Loading ...

Bulan Ramadhan Sebentar Lagi, Mari Kita Sambut Dengan Baik.

Setiap kaum muslimin sangat merindukan hadirnya bulan Ramadhan, bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh Umat Manusia di Segala Penjuru Negeri untuk berlomba-lomba kebaikan demi mencapai keridhoan sang Ilahi. Sebagaimana kita ketahui, ketika tiba saatnya Ramadhan muncul,maka semua pintu-pintu surga terbuka lebar dan semua Syeitan di belenggu oleh Allah SWT. Dalam riwayat lain dari Imam Ahmad, “dan syeitan-syeitan itu terbelenggu sehingga mereka tidak akan leluasa menggoda seleluasa menggoda di luarnya Ramadhan”. Orang yang selalu berbuat salahpun cenderung dimaafkan oleh Allah SWT, itulah fadhilah bulan suci yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT, yang memiliki peluang besar bagi kaum muslimin untuk meningkatkan kualitas keimanan kita terhadap Allah SWT.

  Ibarat seperti noda yang bertebaran, tak terasa debu dan kerikil mengotori di tubuh kita. Begitupula perjalanan kita yang tidak pernah luput dari kesalahan dan menjadi noda bagi diri kita. Maka dari itu, kita harus men-charger kembali amalan baik-baik kita demi mengharapkan keberkahan Allah SWT semata.

  Ramadhan ibarat seperti training. Kita akan mengikuti segala rentetan kegiatan-kegiatan yang dituntut untuk berpuasa selama sebulan penuh, sholat teraweh dan segala amalan-amalan lainnya. trainernya adalah Allah SWT itu sendiri. Dan tergantung dari masing-masing persepsi. Jika dijalankan dengan ikhlas, akan merasakan nikmat dan kesedihan yang mendalam ketika Ramadhan itu pergi, ataupun sebaliknya. Justru merasa tertekan, ketika berjumpa di Bulan suci Ramadhan karna tertekannya, ia harus menahan haus dan lapar. Ingatlah, bahwa Allah SWT tidak memerintahkan sesuatu kecuali ada hikmah-hikmahnya disitu. Dan memang, sebelum tibanya Ramadhan, Syeitan pun akan menanamkan persepsi-persepsi negatif yang harus kita tepiskan. Apabila kita terbuai dengan hasutan Syeitan, menandakan lemahnya keimanan dalam diri kita.

  Semuanya kembali ke dalam diri masing-masing. Bagaimana kita bisa mensugesti diri kita. Ketika sugestinya baik, pasti minset mempersiapkan ibadah sudah siap dalam menyambut Ramadhan. Ketika Ramadhan sudah hampir tiba, lantas apa saja yang sudah kita persiapkan untuk menyambut Ramadhan tahun ini agar waktu kita terbuang bukan hanya sia-sia saja?

  Menurut Ustad Abdul Somad dalam ceramahnya, ada 5 persiapan penting ketika menyambut bulan suci Ramadhan ini:

  • Perbaiki hubungan dengan Allah SWT yaitu dengan taubat nasuha

Sebagaimana yang Allah SWT katakan : “Wahai orang – orang beriman!! tobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya…” (QS.At – Tahrim:8).

Syarat pertama ini, merupakan point utama agar amalan ibadah kita menjadi sempurna dan mendapatkan nilai plus diakhirat. Tak lupa selalu ingatkan Allah dan libatkan semuanya apapun itu dimana pun kau berada agar jiwa merasa tenang dan tentram.  Sebagaimana allah juga berfirman:“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku” (QS. Al-Baqarah:152). Ketika merasakan kegelisahan dalam hidup coba dicek dalam diri pribadi masing-masing, kemungkinan muamalah kita kepada Allah SWT sedang merenggang, sehingga jiwa kita merasa ketakutan terhadap problematika kehidupan yang sedang kita alami. Oleh karena itu, perbaikilah hubunganmu dengannya, agar Allah SWT memperbaiki segala problematika yang dialami oleh sesama Manusia.

  • Menyambung tali silaturrahmi

Dalam kehidupan manusia, memang tak terlepas dari kebutuhan sosialisme. Dan memang Allah SWT ciptakan pertama kali manusia untuk saling membutuhkan satu sama lain, yaitu Nabi Adam a.s dan Siti Hawa. Manusia tak bisa mampu berdiri tegak dalam menjalankan arusnya kehidupannya. Harus ada seseorang yang membantu menjalankan proses dirinya sebagai hamba yang baik dalam hidupnya. Oleh karena itu, perluaskanlah jaringan komunikasi sesama Muslim dengan baik, agar bisa saling membantu satu sama lain ketika ingin meminta dan memberi uluran kepada Orang lain.Sebagaimana Allah SWT mengatakan,“Maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman” (QS. Al-Anfaal: 1).

  • Belajar di Ilmu Ramadhan

  Sebelum kita menyambut bulan Ramadhan, hendaknya menutrisi otak kita dengan berbagai Ilmu yang bermanfaat. Salah satunya mengenai seputar pengetahuan Dunia Islam dalam membahas Fikih misalnya, agar kita bisa paham segala faedah-faedah di bulan mulia ini sehingga beribadah pun terasa nikmat jika dijalani. Dan jadikan di Ramadhan ini, bukan hanya sebagai ajang perlombaan ibadah saja, melainkan sebagai Madrasah dan pembelajaran tersendiri guna memperbaiki diri dari kekurangan sebelumnya.

  • Al-Qur’an

  Sebagaimana yang biasa kita dengar dalam firmannya yang berbunyi: “Bulan Ramadhan ialah bulan yang (di dalamnya) diturunkan al-Qur’an…” (QS. Al-Baqarah:185).

Siapkan Al-qur’an dalam menyambut ramadhan, dalam artian adalah kita bukan hanya disiapkan begitu saja tanpa arah, tapi kita sudah pasang target kita selama sebulan Ramadhan ini, nanti berapa kali khatam ya? Atau enggak sudah berapa juz yang akan kita hafalkan yang menjadi tambahan pahala kita nanti selama bulan Ramadhan ini yaa? Sebagaimana yang kita ketahui, “sampaikanlah walau seayat”. Dan tak lupa juga bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-sehari sesuai apa yang terkandung di dalam Al-Qur’an.

  • Siapkan Uang

  Maksudnya adalah, selama menyambut bulan penuh ampunan ini, kita sudah siapkan uang lebih untuk bisa disedekahkan kepada yatim piatu dan fakir miskin dan orang yang sedang dalam kondisi membutuhkan, bisa ikut merasakan kebahagiaannya juga. Sehingga sifat inilah akan menjadi terbiasa ketika melakukan aktifitas selama Ramadhan penuh, yaitu memberikan sebagian harta kepada mereka, sehingga kita dapat memaknainya untuk selalu bersyukur terhadap Allah SWT atas segala anugerah yang telah diberikannya. Karna ketika sedang berbagi kebahagiaan untuk orang lain, kita akan merasakan kesenangan itu sendiri. Jadi, jangan takut jika hartamu berkurang sehingga membuatmu enggan bersedekah ke orang lain, bukankah tertera jelas dalam firman Allah SWT berbunyi: “Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)” (QS.Saba:39).

  Allah SWT akan mengganti dua kali lipat atas apa yang kau sedekahkan ke orang lain. Karna, dia-lah Maha Pemberi Rezeki. Yuk, kita persiapkan keimanan kita untuk menyambut Ramadhan yang mulia ini dengan amalan-amalan yang baik untuk bisa diterapkan kedalam bentuk sehari-sehari.

Maryatul Qibtiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *